Kamis, 08 Oktober 2015

Muhamad Fahruroji

     Hay Muhamad Fahruroji apa kabar ? Semoga kabar baik iya. Aku disini dan tetap disini menanti kamu untuk kembali lagi, konyol memang baru kali ini aku menanti seseorang yang sudah menjadi mantan. Aku memang wanita yang tidak sempurna dan jauh sekali dalam kata sempurna, kamupun sudah tau apa saja kekuranganku. Sekarang gimana kabar hati kamu apakah masih ingin sendiri ? Sampai kapan ? Dan sampai kapan aku menunggumu disini didalam kesendirian ini, menanti seorang pria yang tidak tau bakal kembali lagi atau tidak.
     Tuhan maaf aku mencintai seorang pria ini, entah apa yang membuatku mencintai dia yang jelas aku nyaman banget dekat dia. Dekat dia kan bagaimana rasanya jauh dari dia ? Konyol memang selama jauh dari dia malah stop dari makan nasi, kenapa mesti stop ? Karena tidak nafsu. Ia jawabannya cuma itu, malas dan alhasil berat badan turun. Dan rasanya aku ingin memaksa dia untuk kembali lagi tapi aku sadar suatu paksaan itu adalah tindakan yang salah dan itu artinya dia tidak tulus berada didekat kita.
     Muhamad Fahruroji sebuah nama yang diberikan oleh orangtuanya kepada lelaki yang aku cintai, apa sih yang ada padanya ? Apa yang dia punya ? Apa yang ada dalam kelebihan dia ? Aku tidak tau harus jawab apa yang jelas dia yang membuat aku jatuh cinta, hati memang tidak bisa berbohong bila kita mencintainya dengan sungguh pasti apapun akan dia hadapi sekalipun MENUNGGU.
     Menunggu itu memang tidak enak, tapi aku akan jalani semuanya. Bila penantian aku ini tak ada hasil ia sudah ikhlaskan dengan tulus, karena sesuatu itu tidak akan sia-sia pasti ada jawaban dari sebuah pengorbanan itu walaupun harus mengikhlaskan dia dengan yang lain dan walaupun sejujurnya dalam hati sangat berat melepaskannya. Menangis itu pasti, siapa yang tersenyum melihat dia mencintai wanita lain bukan kita ? Tapi itu tidak akan pernah ditunjukkan depan publik.
    Semoga hatinya cuma buat aku dan tetap aku yang dia cintai, andai dia kembali padaku Tuhan betapa amat bahagianya aku. Tak akan pernah sia-siakan dia yang kedua kalinya. Tuhan, aku mencintainya.
    I love you Muhamad Fahruroji. Maaf ketika kita bersama, aku malah menyia-nyiakan kamu. Maaf aku terlalu over protectif sama kamu. Seorang lelaki yang berhasil membuatku jatuh cinta, dia anak pertama dari bapak Ahmad Yani. Dia pria yang berhasil membuatku nyaman, dia yang berhasil merubahku menjadi wanita yang tau arti sebuah penantian. Terimakasih tuhan engkau telah memberikanku kesempatan untuk memiliki dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar